Aku dan kamu

hey kamu!

Rasanya baru sebentar aku mengenalmu.

tapi keteriakatan ini sungguh kuat.

bagaikan tali yang diikat begitu rupa.

tak lagi bisa kulepas.

kurasa ini tidak sembarang.

Aku sadar telah begitu mempedulikanmu.

Aku sadar aku memperhatikanmu.

padahal, siapa kamu?

sebelumnya pun aku tak pernah begitu ingin tahu tentangmu.

Aku tau ini nampak tak nyata.

mungkin kau pun rasa begitu.

Entahlah,

Tapi aku melaluinya bersamamu.

Entah,

mungkin rasa 'kecewa' yang samasama kita alami

yang telah mengiring kita.

berdua, bersama,

ke sebuah peraduan yang mengikat.

Mungkin itu memang mulanya.

namun, kini taklagi.

kurasa saat ini,

hubungan kita bukanlah sekedar mengisi kekosongan,

mengupayakan peng utuhan,

mencari pelarian.

kurasa....

(kubilang ini hanya rasaku),

kini kita berada dalam pengasingan sebuah persahabatan yang diikat tali kasih.

siapa yang mengikat?

kurasa aku mulai mengerti, kuharap kamupun begitu.

Jelas terlihat dari kehadiranNYa dalam hubungan ini.

ya, tentu saja Dia pengikatnya.

aku bertrimakasih padaNya untuk kehadiranmu.

Kau memang tak sempurna, aku apalagi.

namun aku tau. kita sedang bersama bertumbuh.

Percaya saja, kita hanya sedang bertumbuh.

Dia yang katakan itu padaku!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar