tapi saya ingin menuliskan kisah hari minggu,
boleh dong? :)
Namanya Bapak Pangulu, seorang Batak-Cina, suaranya menggelegar. ia membawakan kotbah pada hari minggu kemarin di ibadah korem. oke, saya tidak sedang ingin membicarakan pembicara yang katanya masih single itu. saya ingin bicara tentang isi kotbahnya.
"Tuhan membentukku" itu adalah tema ibadah kemarin. ayat diambil dari Ibrani 12:3-12. intinya, Tuhan menyesah orang-orang yang dikasihinya. silahkan baca dan renungkan ayatnya, anda akan merasakan getarannya sendiri.
dalam kotbahnya, beliau berkata... kadang-kadang kita terlalu percaya diri merasa dosa-dosa kita telah mati. padahal?yang sesungguhnya terjadi?
kita memang telah diangkat dari anak-anak sembarang menjadi anak-anak Allah. tapi apa lantas sifat dan natur kita berubah? status kita tentu berubah, tapi kebiasaan kita? karakter dan natur asal kita? tentu saja masih sama. tidak bisa tiba-tiba instan berubah...semuanya butuh proses, butuh diajar, butuh pembentukkan Tuhan
bicara soal pembentukkan, erat kaitannya dengan penderitaan.
penderitaan? iya. benar, penderitaan.
sedikit sekali orang yang mau cari Tuhan ketika dalam keadaan diatas awan.
justru kebanyakan orang mencari Tuhan pada saat dalam keadaan menderita
C.S Lewis, pengarang buku Chronicles of Narnia berkata "penderitaan adalah megafon Allah". ketika anda dalam keadaan yang bahagia, Allah hanya berbisik pada anda dan dalam penderitaan Allah berteriak pada anda.
kehidupan manusia dalam dunia ini tidak pernah lepas dari pendertitaan kan? dalam kotbahnya, Bapak Pangulu bertanya "siapa disini yang tidak pernah menderita?". tidak ada- semua manusia pasti pernah menderita.Sekarang, masalahnya tinggal bagaimana kita memandang dan menyikapi penderitaan yang kita alami.
Orang yang beriman, menganggap penderitaan sebagai pembentukkan Allah. dalam keadaan menderita, berusaha mencari tau apa yang Allah kehendaki melalui penderitaan itu. tapi, sebaliknya... orang yang tidak beriman menggunakan penderitaan sebagai alasan untuk menghujat Allah.
penderitaan akan menjadi sesuatu yang berharga dan berdampak indah jika kita mengaitkannya dengan Firman :)
selamat terus bertumbuh ya, kawan!
Tuhan berkati