Baru saja kulihat langit begitu indah,
ia begitu terik.
nampak bahagia menampilkan kecerahannya.
kemudian aku beranjak, tak memperhatikannya.
kutinggal hanya sebentar barangkali
tanpa kuduga, ia berubah.
dengan sangat cepatnya.
kini ia berlukiskan awan kelabu.
tak kutemukan lagi sosoknya yang cerah itu.
mungkin ia bersembunyi,
karena bosan atau malu barangkali.
kini ia menjadi gelap. langit menjadi mendung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar