orang yang benar, sebenar-benarnya tidak benar.
Belakangan ini, semakin banyak saja orang yang suka merasa dirinya benar. Barangkali sejak jaman dulu sudah begitu. Namun, yang sekarang manusianya lebih agresif untuk menunjukkan bahwa saya benar dan kamu salah. (saya juga terkadang termasuk di dalamnya)
yang namanya kebenaran itu sifatnya mutlak. harusnya tidak perlu dirasa-rasa (tidak perlu merasa sepertinya benar), tidak perlu ditonjol-tonjolkan darimana asalnya(tidak perlu merasa hanya saya yang benar). Toh, kebenaran bukan dari kita. Kebenaran hanya datang dari Allah.
Harusnya kita tidak membuang waktu dengan memperdebatkan siapa yang benar. melainkan, memperjuangkan kebenaran yang datangnya (hanya)dari Allah untuk menjadi benar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar