orizein

Orizein

Kalau saja paragraf ini bisa dimengerti tanpa kalimat

Kalau saja ego ini bisa sedikit direndahkan

Kalau saja ada keberanian menatap bola matamu

Kalau saja ada keberanian tuk saling pandang


Kalau saja ada keberanian tuk ucapkan kata...

lidah bibir ini bergetar

Ingin keluarkan kata yang tak bisa terucap

Pilu. Hati ini rancu

tak tau harus bagaimana

Tak bisa berbuat apa-apa


Dari dulu, Kita kan tau kita ini berbeda,

Lalu kenapa?

Dari dulu, Kita kan tau manusia tak ada yang sempurna,

Lalu bagaimana?

entah seberapa sering kita telah salah menduga.

Aku pikir kamu begitu,

Kamu pikir aku begini.

Kamu pikir aku yang begitu

Aku pikir kamu yang begini

Akhirnya aku menemukan tembok besar antara kita,

yang memisahkan antara ruang dengan ruang.

Bak langit dan bumi,

Yang sejatinya terpisahkan oleh orizein.

dan sejatinya, aku merindumu kawan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar