surat untuk sosok yang menginspirasi



surat biasa, untuk sosok tidak biasa

ini adalah sepotong surat
untuk Ko Joshua
yang telah menginspirasi kami
Sepotong surat
Bukannya menguatkan, malahan dikuatkan” kunjungan kemarin ke rumah ko Joshua dengan nani, bea,dan nesia begitu melekat dalam ingatanku. Obrolan demi obrolan mengalir dengan luwes dan sederhana, tapi semuanya tak sesederhana keliahatannya. Kami pulang membawa banyak berkat, otakku dipenuhi motivasi, rasa syukur, dan inspirasi. Ya, cerita-cerita ko Joshua sungguh menginspirasi kami, lebih dari itu… begitu menguatkan :)

Aku mengenal ko Joshua beberapa tahun yang lalu, sebagai sosok yang tidak biasa. Ada kepedulian yang tidak biasa, ada bertumpuk-tumpuk semangat, dan ada kasih berlimpah. Ketiga hal ini murni terpancar dari gaya Ko Joshua berinteraksi dengan kami. masih teringat jelas dalam ingatanku kala ko Joshua begitu peduli dengan keadaanku. Ko Joshua begitu rajin menanyai kabar perkembangan kehidupanku dan juga kesehatanku.
Sekian waktu lamanya tidak bertemu, akhirnya aku mendengar kabar kurang mengenakkan. Kata orang-orang Ko Joshua sakit. Ko Joshua sakit? sakit apa? Cancer. dan Ternyata kata orang-orang benar, kemarin aku menyaksikan dan mendengar sendiri cerita Ko Joshua dan tentang penyakit yang sedang ko Joshua derita.

kesehatan ko Joshua mungkin merosot, tapi iman Ko Joshua tidak merosot sama sekali” senyum tetap mengembang, rasa syukur tetap melimpah. Ini hebat, ini tidak biasa, sungguh Allah Maha besar! Ia telah mengaruniakan iman yang luar biasa-ini namanya anugerah. Terimakasih ko Joshua, karena dalam keadaan apapun ko Joshua begitu mengsinspirasi hidupku.  
Dalam pertemuan kemarin, ko Joshua juga selalu bilang “semua ada waktunya”. Ya, aku setuju sekali ko, semua ada waktunya- semua ada masanya. Dan dalam setiap masa Tuhan akan memelihara kita, Dia tidak pernah meninggalkan kita. Dalam masa-masa  ini pun aku berharap Ko Joshua terus diberikan anugerah untuk menikmati kasih dan pemeliharaan Tuhan. Dan Seperti pesan ko Joshua, aku juga akan menggunakan masa-masaku dengan bijaksana J (thanks for remembering me ko).  
Terakhir, aku ingin sampaikan sebuah ucapan. “Selamat Ulang tahun ya Ko Joshua, semoga semakin bertambahnya usia, semakin bertambah pula kasihmu padaNya. terus jadi berkat, terus mengandalkan Tuhan, terus jadi kesaksian yang hidup, dan terus semaaaangat ! “cepat sembuh ya Ko Joshua ! Jesus bless you and familyJ 
Sama dengan perjumpaan kemarin, surat ini diakhiri dengan lagu yang ko Joshua request. Semoga terus menguatkan dan dikuatkan ya ko… 
“Kekuatan Serta Penghiburan, Diberikan Tuhan Padaku; Tiap Hari Aku Dibimbing-Nya, Tiap Jam Dihibur Hatiku. Dan Sesuai Dengan Hikmat Tuhan, 'Ku Dib'ri Apa Yang Kuperlu. Suka Dan Derita Bergantian, Akan Memperkuat Imanku. 
Tiap Hari Tuhan Besertaku, Diberi Rahmat-Nya Tiap Jam; Diangkat-Nya Bila Aku Jatuh, Dihalaukan Musuhku Kejam. Yang Nama-Nya Raja Maha Kuasa, Bapa Yang Kekal Dan Abadi. Beserta Dalam Suka Dan Duka, Akan Menguatkan Hatiku."


Warm Regards,
Ayu lestari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar